PEKAN RAYA HUKUM WUJUDKAN NILAI-NILAI PANCASILA

Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) UBB,Balun ijuk,Komunitas Peradilan Semu (KPS) Universitas Bangka Belitung,mengadakan acara PERAHU atau Pekan Raya Hukum di Gedung Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung, Rabu (29/11).

PERAHU atau Pekan Raya Hukum merupakan agenda perdana dari Komunitas Peradilan Semu (KPS) yang diadakan dari hari Senin tanggal 27 sampai kamis tanggal 30 November sebagai acara penutup dan serah hadiah. Agenda ini terbagi atas tiga kegiatan besar yaitu, Sekolah Pancasila dan Litigasi yang terdiri dari 50 peserta untuk belajar litigasi dan pentingnya nilai-nilai pancasila yang pematerinya ADVOKAT dari PDKP BABEL, KEMENKUMHAM BABEL, PENYIDIK TIPIKOR dari POLDA BABEL, dan PENUNTUT UMUM dari KEJAKSAAN TINGGI BABEL. Debat Konsitusi Mahasiswa yang jurinya Yokotani, S.H., M.H., Rio Armanda Agustian, S.H., M.H., dan Toni, S.H., M.H. Dan Orasi Ilmiah Mahasiswa yang jurinya Darwance, S.H., M.H., Reko Dwi Salfutra, S.H., M.H., dan Dr. Dwi Haryati, S.H., M.H. Kegiatan ini ditujukan kepada seluruh Mahasiswa yang ada di Bangka Belitung, baik dari STAIN SAS, PERTIBA dan UBB sendiri.

Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mewujudkan mahasiswa yang kritis sebagai agen of change atas permasalahan-permasalahan bangsa. ”Mahasiswa itu kurang kritis terhadap permasalahan-permasalahan bangsa. Disini kami ingin menanamkan nilai-nilai bangsa dan nilai-nilai pancasila. Yang kita rasakan saat ini dan tidak bisa kita pungkiri bahwa nilai-nilai pancasila yang ada dalam diri mahasiswa itu sangat kurang sekali. Jadi mereka tahu dimana celahnya korupsi sehingga mereka bisa kritis. Mereka gak hanya demo-demo, mereka bisa melakukan audiensi ketika ada kasus permasalahan bangsa. Menjadikan mahasiswa yang kritis dan tidak rendah derajatnya. Kita sebagai mahasiswa tinggi derajatnya. Jadi siapa lagi yang bisa merubah bangsa ini” Ujar Sutrisno selaku Ketua Umum KPS.

Untuk seluruh pelaksaan kegiatan sampai ini semua berjalan lancar walaupun ada sedikit kendala, tetapi cepat diatasi oleh panitia. “Alhamdulillah untuk bejalannya kegiatan semua lancar-lancar saja tetapi memang perlu dievaluasi. Walaupun ada masalah, itu hanya sedikit. Dan kami disini berusaha untuk mengevaluasi kedepannya agar agenda ini berjalan lebih baik” Ujar Paiz Fauzan selaku Ketua pelaksana kegiatan.

Agenda PERAHU ini direncanakan untuk berlanjut ke tahun berikutnya. Direncanakan untuk tahun kedepan akan ada kegiatan tambahan seperti Piala Peradaban Se-Indonesia, MUNAS atau Musyawarah Nasional dan Pasar Rakyat Hukum.  “sukses itu gak harus semua sempurna. Dalam sukses pasti ada kekurangan, jadi ketika kita menemukan satu kekurangan tetap maju sukseskan acara tersebut walaupun ada kendala, karena dunia inigak ada yang sempurna, maka usahakan minimalisir hal-hal tersebut.” Ujar Sutrisno selaku ketua umum KPS sebagai  kata-kata penyemangat untuk anggotanya.

(red/LPM UBB)

You must be logged in to post a comment Login