GMBB bahas pentingnya peran pemuda dalam kebangsaan

GMBB bahas pentingnya peran pemuda dalam kebangsaan
Hari Anti Korupsi Sedunia

Gerakan Muda Bangka Belitung (GMBB) menggelar dialog kebangsaan pada Jum’at (22/09/201) malam dengan mengangkat tema Peran Pemuda dan Mahasiswa Bangka Belitung dalam Mengimplementasikan nilai-nilai Aswaja dalam bingkai Pancasila, Kegiatan dilaksanakan di cafe argana Pangka pinang di hadiri oleh pulahan mahasiswa pemuda dari berbagai kampus di pangkal pinang, di hadiri oleh beberapa pemateri dari akademisi maupun dari pihak pemerintah provinsi Bangka Belitung.Bpk. Fatur Rahman, M.S.I. selaku Dosen IAIN SAS BABEL dan Bpk. Drs. Ahmad Lufti selaku Sekertaris MUI Prov. Babel
Dalam sambutannya tabrozi mengatakan selaku ketua pelaksana sekaligus anggota GMBB Babel kegiatan
Untuk mengajak flashback ke belakang dimana banyak terjadi kekerasan yang dilakukan oleh gerakan yang mengatasnamakan Islam
“Ia menegaskan dimana gerakan tersebut beralasan berlandaskan Amal Maruf Nahi Mungkar yang faktanya tidak sesuai dengan nilai-nilai Aswaja sehingga munculnya kelompok-kelompok yang berpahaman Radikalisme dan intoleransi seperti organisasi Eks HTI yang mencoba menggerogoti ideologi Pancasila”
Dalam kesempatan tersebut ia mengajak peserta seminar untuk mendalami nilai-nilai akidah
“mari kita manfaatkan kegiatan dialog ini untuk mendalami nilai-nilai akidah aswaja kita untuk mebentengi ideologi Pancasila” ujar tabrozi
Dan di lanjutkan Ustad Drs. Ahmad Lufti selaku sekretaris MUI Babel menyampaikan

“pemuda adalah penerus generasi manusia di masa yang akan datang oleh karena itu untuk membentuk generasi manusia yang unggul dimulai dari membangun mindset para pemuda dengan diberikan akidah yang Aswaja agar dapat menjadi generasi emas di masa depan”

“Ia melanjutkan kita disaat sekarang telah memasuki tahun Islam 1441 H, itu berarti umat Islam sudah berdiri cukup lama di Dunia Ini dan menghadapi semakin kompleks permasalahan yang menyerang agama Islam”

“jadi untuk membentuk pemuda yang berkualitas harus dibentuk Harokahnya dari sekarang, yang dimaksud harokah adalah terorganisir oleh karna itu membentuk pemuda yang baik harus terorganisir dari awal sehingga terbagi rata tugasnya masing-masing dimana sebagai contoh Nabi Muhammad mengorganisir para pengikutnya mulai dari sahabat hingga pengikutnya telah dibagi tugas dan tanggung jawab masing-masing”

“Jadi kesimpulannya untuk membentuk seorang pemuda yang unggul maka yang harus diperhatikan adalah fikrah, harokah dan amaliyahnya.”

“aswaja itu merupakan hasil dari tasyaud atau tengah-tengah dari Kodariyah dan Jabariyah, yang dimaksud Kodariyah adalah semua hal perbuatan adalah karna sebab dari manusia saja sedangkan jabariyah adalah semua peebuatan adalah karena Allah, oleh karna itu aswaja berada ditengah antara kodariyah dan jabariyah yang dimaksud tengah-tengah adalah segala perbuatan dikarenakan Allah dan manusialah yang berichtiar.”

“tokoh hoaks pertama adalah iblis berdasarkan cerita penghasutan Iblis kepada Nabi Adam yang menyebabkan Nabi Adam diturunkan oleh Allah ke Bumi”

“Tawazun adalah keseimbangan, dijaman sekarang segala berita yang ada di Bumi ini dengan sekejap dapat tersebar ke banyak orang oleh karna itu dalam mengimplementasikan nilai Aswaja, peran kita untuk menjaga sebuah keseimbangan adalah dengan cara membagikan sebuah berita harus kita tabayun dulu sebelum kita menyebar luaskan suatu berita dikarenakan menyebarkan berita hoaks adalah hasutan setan”

“Tasamum adalah toleransi, dimana beberapa saaat ini agak menggoreskan nilai toleransi Islam kita, makna Toleransi adalah yang berseberangan dengan kita harus kita hormati.” Ujarnya nya

Di tegaskan Bpk. Fatur Rahman dosen IAIN SAS Babel

“kita bicara keislaman adalah bagaimana cara kita mencintai Indonesia dengan segala keragamannya sesuai dengan Bhineka tunggal Ika dan berlandaskan ideologi Pancasila”

“bagaimana kita menjelaskan Islam itu Rahmatan Lil Alamin adalah dengan menunjukkan Islam itu tidak indentik dengan mengkafirkan orang,
menganggap setiap orang salah selain islam dan tidak menerima perbedaan.”

“Ia melanjutkan Islam sangat menghargai perbedaan dimana Allah sendirilah yang menghendaki perbedaan di muka bumi ini sampai hari kiamat kelak”

“Islam itu sendiri adalah agama yang paling sempurna dan terakhir yang diturunkan oleh Allah melalui Nabi Muhammad, oleh karna itu Islam merupakan awal dan landasan kita dalam menjalani kehidupan di Bumi ini”

“dalam berteman tidak masalah kita berteman dengan siapapun walaupun memiliki perbedaan Suku, Agama Dan Ras sekalipun” ujarnya

(Red/LPM UBB)

You must be logged in to post a comment Login